80 Kades DiLatih soal Mengelola Potensi Desa di FEB UNS Surakarta

0

Kepala Desa dari berbagai kabupaten di sekitar kampus UNS dilatih FEB UNS.

SURAKARTA – Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta melatih sekitar 80 kepala desa (kades) dari empat kabupaten, yakni Klaten, Boyolali, Sukoharjo, dan Sragen. Pelatihan yang diberikan meliputi pengelolaan dan pemanfaatan potensi desa yang dimiliki masing-masing para kades.

Kasubdit Dana Desa Kementerian Keuangan Jamiat Aries Calfat mengatakan, pelatihan pengelolaan dan pemanfaat potensi desa tersebut merupakan upaya pemerintah meningkatkan kapasitas kades dan aparat desa. Mereka diedukasi soal pengelolaan keuangan desa. Menurut Aries, Program Kades Masuk Kampus pertama kali diadakan tahun 2022 dan merupakan kerja sama Pusat Penelitian Pedesaan dan Pengembangan Daerah Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) dengan Ditjen Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan RI.

“Mengapa keuangan desa menjadi penting sebab ada dana desa yang merupakan keuangan negara yang pertanggungjawaban dan akuntabilitas nya tidak bisa sembarangan, ” kata Aries, Selasa (29/03/2022).

Selain UNS, lanjut Aries, Kementerian Keuangan juga menggandeng Universitas Sriwijaya (Unisri) dan Universitas Pattimura. Tiga perguruan tinggi tersebut dipilih karena memiliki program pemberdayaan desa. Adapun kades yang ikut pelatihan dipilih dari empat kabupaten/kota di sekitar kampus yang ditunjuk.

Kepala LPPM Prof Okid Parama Astirin menyatakan, UNS berkomitmen mendampingi desa. Salah satunya adalah menerjunkan mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) selama masa pandemi. Jumlah desa yang diberi pendampingan juga semakin bertambah.

“Pada 2019, kami mencatat ada 310 desa yang didampingi. Saat pandemic, sempat anjlog hanya 109 desa. Pada 2021 lalu, jumlahnya kembali meningkat menjadi 495 desa,” kata Okid.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *