Direktur Information & Technology Sunarto Xie: Otak Di Balik Lahirnya Super-App Livin’ by Mandiri

Direktur Information Technology Bank Mandiri Sunarto Xie.
JAKARTA – Selain dikenal sebagai salah satu bank dengan aset terbesar di Indonesia, sudah beberapa tahun ini Bank Mandiri juga dikenal sebagai bank dengan layanan digital banking terbaik melalui aplikasi Livin’by Mandiri dan Kopra by Mandiri. Dua layanan digital yang sangat memudahkan, bahkan memanjakan nasabah maupun debitur dalam melakukan transaksi keuangan.
Namun, tak banyak yang tahu, bahwa lahirnya dua aplikasi tersebut, dibidani oleh satu orang. Adalah Sunarto Xie yang menjadi otak di balik berbagai gebrakan digital Mandiri, termasuk Livin’ by Mandiri yang kini menjadi salah satu super app finansial paling populer di Indonesia. Wajar saja jika pemegang saham pengendali Bank Mandiri, mempercayai mantan SEVP Digital Banking dan Group Head Digital Banking Product ini menduduki posisi Direktur Information Technology, pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), baru-baru ini.
Berkat tangan dingin lulusan sarjana Sistem Informasi dari Universitas Bina Nusantara dan S2 Business Administration dari Tepper School of Business tersebut, Livin’ by Mandiri, telah menjelma menjadi super-app layanan perbankan digital, yang selain memiliki fitur keuangan konvensional, juga memberikan layanan anak perusahaan yang berada dalam naungan Bank Mandiri Group. Lebih dari itu, layanan ini juga menawarkan fitur lain diluar perbankan.
Di tangan Pria kelahiran Tanjung Balai tahun 1982 ini, Livin’ by Mandiri sudah menghubungkan nasabah kepada lebih dari 1.800 jaringan pembayaran, termasuk e-commerce dan platform fintech, dengan berbagai fitur unggulan seperti pembayaran dengan scan QRIS, dan lainnya. Dapat dikatakan Livin’ by Mandiri kini menjadi salah satu aplikasi dengan jangkauan akses pembayaran terluas di tanah air. Mulai dari layanan utilitas (seperti listrik, air, telepon atau TV kabel), pembayaran e-commerce, pendidikan, top up e-wallet, hingga pembayaran pajak ataupun kewajiban rutin lainnya.
Tak heran jika, Livin’by Mandiri berkontribusi signifikan pada pencapaian target-target bisnis Perseroan, seperti peningkatan dana simpanan dan pendapatan berbasis jasa atau fee base income. Bahkan, sejak pertama kali diperkenalkan pada Desember 2020, hanya dalam waktu kurang lebih dua bulan, sebesar 20% dari total portofolio power installment dan 25% power cash saat itu berasal dari aplikasi Livin’ by Mandiri.
Livin’ by Mandiri maupun Kopra by Mandiri, adalah jawaban atas keinginan pemerintah yang ingin membuat sektor keuangan sebagai industri yang efisien, tangguh, dan menjadi solusi kebutuhan finansial. Hal itu kini terbukti dengan tingginya tingkat pemanfaatan kedua aplikasi tersebut oleh nasabah yang mencapai lebih dari 95% dibandingkan kantor cabang.
“Service buat kami adalah nomer satu. Saat ini mayoritas nasabah sudah berbasis online. Jadi kami akan terus mengembangkan layanan digitalisasi perbankan untuk menjawab kebutuhan nasabah,” kata Sunarto.
Keberhasilan Livin by Mandiri diakui oleh nasabah, tetapi juga diapresiasi oleh para pengamat industri. Rudi Pratama, Analis Senior Perbankan di Indonesia Financial Research Institute menyebut, Livin’ sebagai salah satu tonggak penting transformasi digital di Indonesia.
“Livin’ by Mandiri membuktikan bahwa bank besar bisa bergerak gesit seperti fintech. Fitur yang lengkap, user experience yang mulus, dan integrasi ekosistem digital membuatnya setara, bahkan di beberapa aspek lebih unggul, dibandingkan aplikasi bank di negara maju,” ungkap Rudi.
Pandangan serupa disampaikan Prof. Dr. Hendra Wijaya, Guru Besar Manajemen Perbankan Universitas Indonesia (UI).
“Livin’ adalah bukti nyata strategi digital yang terintegrasi. Ia tidak hanya menjadi kanal transaksi, tapi juga pintu masuk ekosistem Bank Mandiri yang luas. Keberhasilan ini memberi sinyal bahwa kepemimpinan berbasis teknologi seperti yang ditunjukkan Timothy bisa menjadi model bagi bank-bank lain,” jelasnya.
Keberhasilan Bank Mandiri dalam mengoptimalkan data analytics dan teknologi digital terbukti dari pencapaian Livin’ by Mandiri hingga September 2024. Aplikasi ini mencatat nilai transaksi mencapai Rp2.940 triliun dengan volume transaksi sebesar 2,7 miliar. Jumlah pengguna Livin’ by Mandiri juga melonjak hingga 27,6 juta pengguna, naik 32% dibandingkan tahun sebelumnya (year-on-year).
Sunarto optimistis, dengan peningkatan kualitas layanan, kehandalan serta keamanan super-app Livin’by Mandiri, dapat mendukung peningkatan kinerja Bank Mandiri, serta menjadi pilihan utama Masyarakat Indonesia, untuk memenuhi kebutuhan finansialnya, serta mendukung perekonomian yang lebih efisien (*)