Adakan Sastra Menyapa Senja, Panggung Surup Hadirkan Intimasi Kata dan Cahaya

0
panggung surup_2

Sastra Surup, bagian dari Festival Sastra Yogyakarta 2025.

YOGYAKARTA – Di bawah langit senja yang mulai meredup, Festival Sastra Yogyakarta (FSY) 2025 menghadirkan segmen “Sastra Surup.” Ini dijadikan sebagai ruang perjumpaan yang intim antara puisi, nyanyian, dan renungan.

Bertempat di Panggung Teras Sastra, Rabu (30/7/2025) sejak pukul 16.30 WIB, sesi ini menjadi tempat bersantai sekaligus kontemplasi di tengah riuhnya festival.

Dengan tata cahaya yang temaram dan suasana lesehan yang hangat, pengunjung duduk bersila di pelataran, sebagian bersandar santai pada tiang-tiang tenda. Lantunan gitar akustik, pembacaan puisi, dan vokal syahdu mengalun bergantian, mengisi udara sore dengan keheningan yang menyentuh.

Lebih dari sekadar panggung pembacaan karya, Sastra Surup menampilkan wajah sastra yang kontemplatif dan personal. Ia menjadi pengingat, membaca dan menulis bukan hanya kegiatan intelektual, melainkan juga praktik spiritual—yang menyambungkan manusia dengan waktu, dengan diri, dan dengan sesamanya.

Melalui Sastra Surup, Festival Sastra Yogyakarta (FSY) 2025 menawarkan cara baru menikmati sastra. Bukan hanya sebagai bahan bacaan, tetapi sebagai pengalaman yang menyeluruh—sebuah jeda harian yang mengajak kita kembali pada makna, keheningan, dan keintiman yang ditawarkan oleh kata-kata.

Sesuai namanya, Sastra Surup akan hadir setiap sore selama festival berlangsung. Seperti senja yang setia kembali, ia akan terus menyapa dengan lembut—menjadi ruang yang memberi napas, mengajak diam, dan mengingatkan bahwa sastra juga hidup dalam hening yang tak ramai.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *