Telkom Indonesia dan Google Cloud Jalin Kolaborasi Strategis

0

Direktur Digital Bisnis Telkom M. Fajrin Rasyid (kanan) dan Country Director Google Cloud Indonesia Megawaty Khie.

BALI – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) ikut berperan aktif dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) B20. Pada kesempatan tersebut, Telkom bersama Google Cloud menyepakati kolaborasi strategis multi tahunan dalam mewujudkan visi Telkom menjadi perusahaan telekomunikasi digital terkemuka yang memajukan masyarakat.

Dengan menggabungkan kompetensi utama dari Google Cloud dan memanfaatkan kemampuan tambahan di Android, Google Ads, dan Grow with Google, Telkom ingin memainkan peran integral dalam mendukung Indonesia Digital 2024. Selain itu, juga mendukung perusahaan meraih peluang pertumbuhan inklusif dalam ekonomi digital yang bernilai US $130 miliar pada 2025.

“Telkom memiliki tanggung jawab untuk membangun infrastruktur dan platform digital cerdas yang dapat diakses oleh semua masyarakat sehingga berkontribusi pada pembangunan bangsa – sekaligus memfasilitasi digitalisasi di seluruh industri,” kata Direktur Bisnis Digital Telkom Indonesia Muhamad Fajrin Rasyid, Rabu (16/11/2022).

Ia meneruskan, Telkom bekerja sama dengan mitra-mitra strategis dalam mendukung terwujudnya amanat nasional ini. Google dipilih atas pengalamannya yang luas dalam membangun platform dan ekosistem terpercaya di seluruh dunia.

“Kemitraan ini – dengan memanfaatkan keunggulan utama kedua perusahaan – akan memperkuat kemampuan kami untuk menciptakan ekosistem digital terkemuka dengan talenta dan solusi yang tepat untuk memberikan manfaat kepada masyarakat, dan menjadikan Indonesia sebagai salah satu ekonomi paling kompetitif di dunia,” tegasnya.

Sementara itu, Megawaty Khie, Country Director, Indonesia, Google Cloud mengatakan, sangat penting bagi mereka berinvestasi dalam membangun kemampuan digital guna memperkuat tujuan bersama untuk pulih lebih kuat dari dampak pandemi global dan menciptakan fondasi pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan.

“Bersama dengan Telkom, kami bertujuan membina talenta yang terampil dalam memanfaatkan teknologi cloud dan konektivitas untuk menciptakan solusi terbaik di kelasnya. Ini akan mendukung transformasi digital di setiap industri, baik itu untuk memberikan layanan publik yang berpusat pada masyarakat dan sistem kesehatan yang adil, atau mendorong inklusi keuangan dan efisiensi produksi manufaktur,” kata Megawaty Khie.

Kolaborasi yang dilakukan diharapkan mampu mempercepat transformasi digital di seluruh industri Google Cloud dan Telkomsigma, anak usaha Telkom dalam layanan IT Services. Di samping itu, keduanya ingin menjembatani kesenjangan talenta digital nasional. Telkom dan Google Cloud akan mendirikan Cloud Center of Excellence (CCoE), di mana akan terdiri dari ahli cloud architecture, edge computing, manajemen data, dan modernisasi aplikasi.

“Dengan memfasilitasi program peningkatan keterampilan dan sertifikasi internal melalui kurikulum yang digunakan Google untuk melatih ahli teknisnya di seluruh dunia, CCoE akan menginspirasi seluruh anak perusahaan dan unit bisnis Telkom,” katanya.

Nantinya, CCoE akan bermitra dengan Telkom CorpU-ITDRI (Indonesia Telecommunications and Digital Research Institute) atau pusat pengembangan talenta digital dan penguatan kemampuan organisasi untuk menghasilkan inovasi terdepan dalam menawarkan program pelatihan yang fleksibel melalui beasiswa Google Career Certificate. Program-program ini memungkinkan masyarakat Indonesia memperoleh keterampilan siap kerja dan mengejar karir di bidang analisis data, IT, manajemen proyek, dan desain pengalaman pengguna (UX).

Selain itu, Telkom berencana memberikan bimbingan dan kesempatan kerja bagi lulusan program Bangkit Google yang didukung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia dan membekali mahasiswa dengan pelatihan machine learning (ML), cloud computing, pengembangan aplikasi perangkat mobile, serta soft skill untuk membantu mendapatkan pekerjaan di bidang yang dibutuhkan dan membangun karir setelah mereka lulus.

Kolaborasi kedua institusi tersebut termasuk memberdayakan startup Indonesia untuk berkembang dan berskala global. Apalagi, Indonesia merupakan rumah bagi lebih dari 2.400 startup, menjadikannya ekosistem startup peringkat keenam terbesar di dunia. Untuk membantu lebih banyak startup tahap awal di Indonesia dalam membangun dan meningkatkan bisnis inovatif mereka, anak perusahaan modal ventura Telkom bekerja sama dengan Google for Startups Cloud Program. Melalui Program Cloud Google for Startups, startup yang memenuhi syarat bisa menerima hingga US $ 200.000 Google Cloud dan Firebase hingga dua tahun. Startup dalam program ini juga menerima akses ke teknisi dan ahli Google Cloud di seluruh Google, serta diundang ke berbagai lokakarya dan acara.

Terakhir, keduanya ingin menghadirkan infrastruktur cerdas dan layanan digital berkualitas tinggi. CCoE akan mengintegrasikan infrastruktur Google Cloud yang berkelas, aman, dan ramah lingkungan, serta alat analitik dan kecerdasan buatan (AI) canggih dengan infrastruktur jaringan dan konektivitas Telkom yang luas dalam meningkatkan layanan digital berkualitas pada konsumen lokal di area metro dan non-metro, serta segmen pasar enterprise. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *