BCA dan Blibli Ajak Masyarakat Berlibur Mudah dan Terjangkau ke Desa Wisata

0

BCA masih mempertahankan kantor cabang yang ada.

JAKARTA – Salah satu sektor yang terdampak saat pandemi adalah sektor pariwisata. Adanya pelonggaran protokol kesehatan turut memberikan angin segar bagi industri pariwisata.

Berkolaborasi dengan PT Global Digital Niaga (Blibli.com), PT Bank Central Asia Tbk. (BCA) memudahkan para wisatawan lokal dan asing berlibur ke desa wisata. Terutama, desa wisata binaan Bakti BCA. Kegiatan ini merupakan kelanjutan kerja sama Bakti BCA dan Blibli.com dalam program Digitalisasi Desa Binaan Bakti BCA.

“Tujuan utama dari kolaborasi ini adalah peningkatan jumlah kunjungan wisatawan. Terlebih saat ini pelonggaran sudah dilakukan pemerintah. Tentunya, BCA mendukung penuh dan terus memberikan inisiatif program yang menarik untuk mendorong pariwisata di desa wisata binaan kami. Kerja sama yang kami jalin dengan Blibli juga merupakan bentuk pendampingan untuk desa wisata yang sudah menggunakan teknologi digital serta mengajak seluruh perangkat desa memanfaatkan fitur-fitur tersebut untuk pemasaran,” kata EVP Corporate Social Responsibility BCA Inge Setiawati, Sabtu (18/6/2022).

Pada kesempatan tersebut, lanjut Inge, terdapat 10 desa wisata binaan Bakti BCA yang berpartisipasi dalam program promosi. Di antaranya, Wirawisata Goa Pindul, Desa Wisata Pentingsari, Wisata Wayang Desa Wukirsari, Desa Wisata Tamansari, Doesoen Kopi Sirap, Kampung Batik Gemah Sumilir, Bukit Peramun, Wisata Aik Rusa Berehun, Kampung Adat Sijunjung, dan Nagari Silokek.

Selama program berlangsung, BCA dan Blibli menjalankan program pendampingan dan pelatihan bagi para pengurus desa wisata. Di antaranya, pelatihan pemanfaatan fitur-fitur di aplikasi Blibli.com, program promosi, dan mengelola toko online untuk memaksimalkan pemasaran desa wisata.

Bagi nasabah BCA, Blibli memberikan penawaran diskon hingga Rp 50.000 untuk paket tour menjelajah keindahan dan keunikan budaya desa wisata binaan Bakti BCA, serta pembelian produk buatan desa wisata. Periode promo sampai 31 Desember 2022. Untuk menikmati potongan harga pembelian produk desa wisata bisa menggunakan kode voucher BLI-DESAWISATAPRODUK. Sementara itu, untuk paket wisata BLI-DESAWISATATRAVEL.

Senior Vice President of Seller Sales Operation and Development Blibli Geoffrey L. Dermawan mengaku bangga bisa terlibat kembali di tahun ke-2 program Bakti BCA dalam mendigitalisasi desa wisata.

“Program ini bertujuan mengembangkan pemasaran produk wisata dan produk fisik, seperti kuliner, kriya, dan fesyen, yang bisa menopang perekonomian desa wisata. Berbagai produk tersebut dipasarkan melalui platform omnichannel commerce Blibli untuk akses pasar yang lebih luas dengan dukungan pendampingan dari tim khusus Blibli dalam mengelola toko dan promo, untuk optimalisasi pemasaran berbagai produk yang dimiliki tiap desa wisata,” jelas Geoffrey.

Berdasarkan hasil analisis produk yang dilihat dari tren transaksi, terdapat beberapa produk terbaik yang menjadi favorit pengguna Blibli. Antara lain, selendang batik Gemah Semilir, coffee drip dengan biji kopi hasil dari Doesoen Kopi Sirap, madu Trigona dari Aik Rusa Berehun, dan kerajinan dari Desa Wisata Wayang Wukirsari.

“Sejak bergabung dalam program kolaborasi BCA bersama Blibli, Kampung Batik Gemah Sumilir makin dikenal pasar. Selama proses pendampingan, banyak manfaat yang kami dapatkan. Di antaranya, pengetahuan mengenai mengelola toko secara online dan juga strategi pemasaran, sehingga bisa membantu pertumbuhan ekonomi di desa. Saat ini, kami berusaha menambah jumlah produk dengan membuat aneka souvenir juga,” jelas salah satu pengurus Kampung Batik Gemah Sumilir.

Program Solusi Bisnis Unggul merupakan bagian dari Corporate Social Responsibility (CSR) yang dimiliki BCA untuk pembinaan terhadap UMKM, komunitas, dan desa yang mempunyai potensi pariwisata dan edukasi budaya. BCA melalui program Bakti BCA sudah mengembangkan 12 desa wisata binaan yang tersebar di Sumatera, Jawa, dan Bali.

Pada tahun 2021, BCA juga menggelar BCA Desa Wisata Award 2021 yang menjadi ajang bersinarnya desa – desa wisata di seluruh Indonesia.

“Upaya kami merangkul perangkat desa wisata untuk mengembangkan bisnis UMKM di tengah pandemi juga merupakan bentuk perwujudan pilar-pilar pembangunan berkelanjutan (SDG’s). Kami berharap melalui program promosi ini bisa memberikan dampak positif bagi pelaku bisnis dan juga meningkatkan kunjungan wisata serta menggerakan roda perekonomian di desa,” tutup Inge.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *