PT Mora Telematika Indonesia Berikan Internet 100 Mbps Gratis

0

Bantuan internet gratis dari Oxygen.id sangat membantu proses pendidikan daring anak-anak yatim.

JAKARTA – PT Mora Telematika Indonesia (Moratelindo) melalui perusahaan penyedia jasa internetnya Oxygen.id, memberikan bantuan gratis koneksi jaringan internet hingga 100 Mbps selama setahun untuk kegiatan edukasi daring kepada Yayasan Panti Asuhan di Kemang, Jakarta.

Kegiatan bakti sosial tersebut bekerja sama dengan bisnis-bisnis lokal Indonesia. Di antaranya, aplikasi Kelas Pintar dan Honu Poke&Matcha Bar.

“Sebagai bentuk kepedulian kami dalam mendorong fasilitas edukasi secara online dalam masa pandemi ini, Oxygen.id memberikan internet secara gratis selama setahun yang diharapkan bisa membantu adik-adik yang masih bersekolah,” kata Head of Public Relations and Media Partnership Oxygen.id dan Moratelindo Reynatte Devi, melalui keterangan tertulis, Sabtu (26 /03/2022).

Ditambahkan Reynatte, Yayasan Panti Asuhan Kemang dipilih menjadi panti asuhan pertama yang mendapat koneksi internet secara gratis oleh Oxygen.id. Panti asuhan ini menampung sekitar 12 anak, mulai dari anak yang duduk di SD hingga SMP. Selain itu, masih ada puluhan anak yang ada di cabang Bandung. Koneksi internet yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan anak-anak dan pengasuh panti asuhan dalam kegiatan sehari-sehari.

Di samping itu, Oxygen.id, Kelas Pintar, dan Honu juga memberikan bantuan peralatan dan perangkat kebutuhan edukasi online. Mulai dari akses gratis di aplikasi Kelas Pintar hingga dua unit laptop.

Content Creator dan Social Media Influencer Hassan Alaydrus ikut hadir dalam acara penyerahan bantuan tersebut. Ia juga memberikan edukasi seputar berkreativitas dan melakukan kegiatan positif dengan bantuan internet.

“Acara dilaksanakan dengan tetap mengikuti protokol kesehatan. Semua peserta dilakukan swab antigen yang dilakukan di Rumah Yatim Piatu Kemang,” papar Reynatte.

Pengurus Yayasan Rumah Panti Asuhan Kemang Laila mengatakan, selama masa pandemi, pihaknya mengaku lebih sulit mencari donator. Padahal, kegiatan anak-anak masih tetap berjalan. Terutama saat edukasi.

“Adanya bantuan Oxygen.id dan Kelas Pintar tersebut, kami berharap adik-adik dan para guru di sini bisa lebih memperluas pengetahuan secara online,” tegas Laila.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *