Hasil RUPST, Bank MAS Catat Pertumbuhan Kredit

0
Foto 2

Penjelasan dalam RUPS, Bank MAS bertumbuh secara hybrid dengan bertransformasi ke arah digital.

JAKARTA – Di tengah pertumbuhan kredit perbankan nasional yang melambat di tahun 2025, PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) berhasil mencatatkan pertumbuhan kredit sebesar 15,34% atau menjadi Rp13,82 triliun, dari Rp11,98 triliun di tahun sebelumnya.

Penyaluran kredit digital juga mengalami pertumbuhan yang tinggi, yaitu sebesar 116,86% dari Rp520,79 miliar di tahun 2024, menjadi Rp1,13 triliun di tahun 2025. Selain itu, bank berkode emiten MASB tersebut pada 2025 berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp205,13 miliar.

Tahun 2025, Bank MAS juga mencatatkan aset sebesar Rp33,10 triliun. Artinya, bertumbuh sebesar 14,59% dari Rp28,89 triliun di tahun 2024. Selain itu, kinerja , yang didukung dari pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 16,40% dari Rp24,55 triliun di tahun 2024 menjadi Rp28,58 triliun di tahun 2025. Komposisi DPK pada tahun 2025 adalah Giro sebesar 29,26%, Tabungan sebesar 9,18%, dan Deposito sebesar 61,55%.

“Dalam memberikan layanan perbankan yang lebih luas dan efisien, Bank MAS menyediakan layanan Corporate Debit Card dan untuk memenuhi kebutuhan nasabah akan layanan prioritas, pada tahun 2025 Bank MAS meluncurkan layanan MAS Prioritas, di mana nasabah yang memenuhi kriteria dan bergabung dalam layanan ini akan dapat menikmati layanan eksklusif dari personal banker serta penggunaan fasilitas SDB maupun airport lounge tertentu secara gratis,” jelas Ho Danny Hartono, Direktur Utama Bank Mas, usai menggelar RUPS Tahunan 2026.

Seperti diketahui, PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (MASB) sukses menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), Rabu (20/5/2026).

Selain itu, lanjut Danny, dari tahun ke tahun, pertumbuhan transaksi melalui kanal-kanal digital Bank MAS menunjukkan grafik yang terus meningkat. Pada tahun 2025, transaksi digital tercatat mencapai 28,78 juta transaksi, meningkat 61,63% dari sebelumnya 17,81 juta transaksi di tahun 2024. Ini mencakup transaksi ATM/EDC, Internet Banking, Mobile Banking, dan Merchant QRIS.

Bank MAS bertumbuh secara hybrid dengan bertransformasi ke arah digital. Di samping itu, juga tetap melakukan perluasan usaha dengan membuka jaringan kantor baru di sentra-sentra bisnis di Indonesia. Tahun 2025, Bank MAS melakukan pembukaan 3 (tiga) kantor cabang. Yakni, di Kota Cirebon, Gading Serpong, dan Tulungagung. Hingga Desember 2025, Bank MAS memiliki sebanyak 46 kantor cabang operasional yang tersebar di berbagai kota-kota besar di Indonesia.

Sementara itu, terkait hasil RUPST, ada beberapa hal patut dicatat. Yakni, menyetujui Laporan Tahunan, Laporan Tata Kelola Perusahaan dan Laporan Pengawasan Dewan Komisaris Perseroan serta pengesahan Laporan yang diaudit Kantor Akuntan Publik Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Retno Palilingan & Rekan.

Hasil lain RUPST, menyetujui Laporan Rencana Aksi Pemulihan (Recovery Plan) Perseroan sesuai ketentuan POJK 5/2024, yang dicatat dalam administrasi pengawasan Otoritas Jasa Keuangan. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *