Rektor UMS  Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum. Dorong Transformasi Kampus Berdaya Saing Global

0
Rektor UMS

Rektor UMS Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum. saat memberikan materi terkait kepemimpinan strategis.

SOLO – Universitas Muhammadiyah PKU Surakarta (UMPKU) menggelar kegiatan Strategic Leadership Forum. Kegiatan ini bertema ‘Transformasi Pengembangan Kelembagaan dan Akademik menuju Perguruan Tinggi Unggul dan Berdaya Saing Global.’

Acara tersebut digelar di Auditorium Lantai 5 Universitas Muhammadiyah PKU Surakarta (UMPKU) dan dihadiri pimpinan, dosen, serta civitas academica, Kamis (9/4/2026).

Pada kesempatan tersebut, hadir Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS)  Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum. dan Kepala LLDIKTI Wilayah VI Jawa Tengah Prof. Dr. Aisyah Endah Palupi. Keduanya didaulat sebagai narasumber utama kegiatan tersebut.

Saat sesi pemaparan pertama, Rektor UMS menyampaikan materi dengan pendekatan dialogis bersama para dosen senior UMPKU. Diskusi tersebut berfokus pada visi dan mimpi besar yang diharapkan bisa dicapai institusi di masa depan, serta strategi konkret yang perlu disiapkan dalam mewujudkan cita-cita tersebut.

Prof. Harun menegaskan, transformasi perguruan tinggi harus dimulai dari penguatan mindset dan budaya akademik yang adaptif, inovatif, serta berorientasi pada mutu.

“Kami dorong civitas academica untuk tidak hanya berorientasi pada rutinitas administratif, tetapi juga pada penciptaan nilai tambah melalui tridharma perguruan tinggi,” tukas Prof. Harun.

Lebih lanjut, ia menggarisbawahi pentingnya kepemimpinan strategis yang visioner dan kolaboratif dalam mengakselerasi kemajuan institusi. Menurutnya, perguruan tinggi perlu membangun ekosistem yang mendukung inovasi, memperkuat jejaring kerja sama, serta mengoptimalkan potensi sumber daya manusia secara berkelanjutan.

Prof. Harun juga menyoroti urgensi diferensiasi dan keunggulan kompetitif institusi. Ia mengajak UMPKU agar mampu mengidentifikasi kekuatan unik yang dimiliki. Kemudian, mengembangkannya menjadi center of excellence yang diakui secara nasional maupun internasional.

Selain itu, Rektor UMS ini menekankan pentingnya tata kelola yang lincah, agar perguruan tinggi mampu merespons dinamika perubahan secara cepat dan tepat.

Sebagai penutup sesi, Prof. Harun menegaskan, keberhasilan transformasi tidak hanya ditentukan perencanaan strategis. Namun juga oleh konsistensi implementasi dan komitmen bersama seluruh elemen institusi.

Sementara itu, Prof. Dr. Aisyah Endah Palupi memaparkan strategi pengembangan perguruan tinggi menuju keunggulan dan daya saing global. Ia menyoroti target peningkatan akreditasi program studi unggul sebesar 15 persen, penguatan kepangkatan dosen melalui jabatan fungsional, serta pembenahan tata kelola perguruan tinggi. Aspek tata kelola tersebut mencakup penyusunan dan implementasi Statuta, Rencana Strategis (Renstra), Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran (VMTS), Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), Rencana Operasional, serta Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP).

“Pembangunan perguruan tinggi memerlukan sinergi yang kuat dan hubungan harmonis antara badan penyelenggara dengan pengelola institusi,” imbuh Prof. Aisyah.

Ditegaskan Prof. Aisyah, pentingnya sinergi internal dan eksternal yang melibatkan tiga elemen utama. Yakni, pihak eksternal, perguruan tinggi itu sendiri, serta Sistem Penjaminan Mutu Eksternal (SPME).

Sebelumnya, Rektor UMPKU Weni Hastuti, M.Kes., Ph.D menegaskan, UMPKU merupakan kampus transformatif yang memperoleh pengakuan dari Jawa Pos. Ia juga menyampaikan beberapa poin strategis. Di antaranya, pentingnya adaptasi terhadap perubahan zaman, penguatan kolaborasi antar elemen, serta komitmen menjadikan UMPKU sebagai perguruan tinggi yang kuat dan mandiri secara finansial.

Lewat forum ini, diharapkan menjadi momentum strategis dalam memperkuat arah transformasi kelembagaan dan akademik, sekaligus mendorong terciptanya perguruan tinggi yang unggul, adaptif, dan berdaya saing di tingkat global. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *