Kesadaran Kesehatan Tumbuh, Warga Sayidan Kota Yogyakarta Antusias Ikuti Pemeriksaan Gratis

Acara pemeriksaan gratis juga dimanfaatkan untuk berkonsultasi soal kesehatan diri.
YOGYAKARTA – Saat para wartawan berkumpul tidak hanya menghasilkan karya jurnalis. Sesekali, mereka juga bisa bersatu untuk mengadakan aksi sosial.
Seperti yang dilakukan komunitas wartawan ekonomi dan bisnis yang ada di Yogyakarta, Forwakobis (Forum Wartawan Ekonomis dan Bisnis). Dengan menggandeng Rumah Sakit (RS) PKU Muhammadiyah Kota Yogyakarta, melakukan pemeriksaan kesehatan gratis di Kampung Sayidan, Kota Yogyakarta, Minggu (30/8/2026).
Bak bersambut positif, antusiasme warga Kampung Sayidan, Kota Yogyakarta juga tidak kalah semangat. Warga berdatangan sebelum kegiatan dimulai. Mereka terlihat berkumpul di lokasi kegiatan, sembari menunggu giliran pemeriksaan. Banyak dari mereka, warga yang sudah lanjut usia hingga usia produktif ikut kegiatan dengan tertib. Sebagian dari mereka, datang bersama anggota keluarga maupun tetangga.
Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00 hingga 11.00 WIB tersebut dipadati warga. Ratusan orang memanfaatkan layanan pemeriksaan yang meliputi pengukuran tekanan darah, penimbangan berat badan, serta pemeriksaan gula darah.
Warga terlihat saling berbincang sembari menunggu antrean. Sementara petugas kesehatan dengan sigap melayani satu per satu peserta. Tidak jarang, banyak di antara mereka memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai kondisi kesehatan yang dirasakan sehari-hari.
Ada 10 tenaga kesehatan, termasuk dokter yang terlibat dalam kegiatan sosial tersebut. Pelayanan dilakukan secara bertahap untuk menjamin seluruh warga yang datang memperoleh kesempatan mengikuti pemeriksaan.
Bagi warga, pemeriksaan gratis tersebut bukan sekadar mengetahui kondisi tekanan darah atau kadar gula darah. Kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk lebih memperhatikan kondisi kesehatan sekaligus membangun kebiasaan melakukan pemeriksaan secara rutin. Acara pemeriksaan gratis tersebut juga sebagai ajang silaturahmi warga.
Beruntungnya, kegiatan sosial tersebut mendapat dukungan dari Bank BPD DIY dan Kalbe Farma Tbk.
Kepala Bidang Pelayanan BPD DIY Cabang Senopati Muis ikut menyaksikan kegiatan tersebut. Muis mengaku senang bisa terlibat dalam kegiatan sosial tersebut.
”Kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis menjadi bentuk kepedulian nyata kepada masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara lembaga, media, tenaga kesehatan, dan warga. Kami berharap kegiatan serupa bisa terus dilakukan secara berkelanjutan, karena memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kesadaran untuk menjaga kesehatan,” ungkap Muis, di sela kegiatan.
Sementara itu, Dokter RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta, dr Maharani Zulva mengatakan, pihaknya menyambut baik kolaborasi dengan kalangan jurnalis dalam kegiatan sosial tersebut.

Menurut Maharani, pelayanan kesehatan tidak hanya berorientasi pada penanganan, ketika seseorang sudah sakit. Upaya promotif dan preventif perlu terus diperkuat agar masyarakat memiliki kesadaran menjaga kesehatan sejak dini.
“Pemahaman dan kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan dengan cara rutin melakukan pemeriksaan menjadi modal utama meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” ungkap Maharani.
Ia menerusnya, dirinya cukup terkesan melihat kondisi warga yang mengikuti pemeriksaan. Berdasarkan pemeriksaan awal yang dilakukan dalam kegiatan tersebut, kondisi kesehatan sejumlah warga yang diperiksa tampak cukup baik.
“Kami sangat senang. Sepintas tadi kondisi kesehatan warga Sayidan sangat baik. Meskipun sudah sepuh-sepuh, tekanan darah dan gula darahnya terjaga dengan baik,” katanya.
Maharani menduga kebiasaan warga mengikuti pemeriksaan kesehatan secara rutin ikut berperan menjaga kondisi tersebut.
Acara pemeriksaan gratis tersebut mendapat sambutan positif bagi pengurus kampung. Mereka mengikuti acara hingga selesai, di antaranya Ketua RK Don Hardono.
Ketua Panitia pemeriksaan gratis Sugiarto mengungkapkan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. “Alhamdulillah, ratusan warga memanfaatkan kegiatan periksa kesehatan gratis ini,” kata Sugiarto yang juga dikenal sebagai jurnalis senior di Yogyakarta tersebut.
Ditambahkan Sugiarto, pemeriksaan kesehatan bukan hal baru bagi warga Kampung Sayidan. Kesadaran warga untuk memantau kondisi kesehatan sudah tumbuh melalui berbagai kegiatan kampung, termasuk program yang dijalankan PKK. Kebiasaan tersebut dinilai penting, karena pemeriksaan rutin memungkinkan seseorang mengetahui kondisi kesehatan lebih awal. Bahkan, ketika belum merasakan keluhan berarti.
Seperti diketahui, Sayidan dikenal sebagai kampung yang memiliki aktivitas sosial kemasyarakatan cukup kuat. Kampung tersebut juga dikenal sebagai tempat asal grup musik Shaggydog itu menunjukkan kegiatan kesehatan bisa berjalan beriringan dengan aktivitas sosial warga.
Adapun bagi panitia dan tenaga kesehatan, ramainya warga yang datang menjadi gambaran, kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis masih sangat dibutuhkan masyarakat. Antusiasme tersebut sekaligus menunjukkan semakin tumbuhnya kesadaran warga untuk tidak menunggu sakit terlebih dahulu untuk memeriksakan kondisi tubuh.
Kegiatan ditutup dengan suasana yang tetap hangat, hingga mereka meninggalkan lokasi sambil membawa hasil pemeriksaan masing-masing. Semangat warga Sayidan mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis juga menjadi pesan penting di balik kegiatan tersebut. Yakni, menjaga kesehatan tidak harus menunggu munculnya keluhan, tetapi bisa dimulai dari kebiasaan sederhana untuk memeriksa kondisi tubuh secara berkala. (*)